top of page

Korsel Buka Magang untuk Petani Milenial, Bisa Belajar dan Digaji

  • juragantaniantihoa
  • Sep 9, 2023
  • 2 min read

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) telah mengambil langkah yang sangat positif dengan mengumumkan program magang pertanian bagi para pemuda Indonesia yang bersemangat untuk mengembangkan sektor pertanian berkelanjutan.


Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para magang, tetapi juga memiliki dampak positif dalam memperkuat hubungan pertanian antara kedua negara.


Menteri Pertanian Pangan dan Desa Korea Selatan, Chung Hwang Keun, mengatakan betapa pentingnya program magang ini dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Pusat Kementan, Ragunan, Jakarta pada Jumat (8/9/2023).


Menteri Pertanian dua negara itu menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup pertumbuhan pertanian, sumber daya manusia, infrastruktur dan pasar.


Satu aspek yang sangat menggembirakan adalah janji dari pihak Korea Selatan untuk memberikan upah yang layak kepada para magang selama mereka mengikuti program ini. Ini adalah langkah yang sangat positif karena tidak hanya memberikan kesempatan pembelajaran tetapi juga memastikan para magang mendapatkan imbalan yang adil atas usaha mereka.


Secara teknis, para magang akan berfokus pada pelaksanaan smart farming dan pertanian berkelanjutan. Ini merupakan bagian penting dari upaya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Mereka yang magang akan berperan aktif dalam mendorong pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan di Indonesia.


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyambut baik inisiatif Korea Selatan dalam memberikan kesempatan magang kepada petani muda Indonesia.


Program magang ini memiliki tiga agenda penting. Pertama, adalah mendorong ekspor mangga, yang merupakan salah satu produk pertanian unggulan Indonesia. Kedua, membuka kesempatan magang bagi petani muda Indonesia di Korea Selatan untuk terlibat dalam smart farming dan pertanian modern. Dan yang ketiga, jangka panjangnya adalah menggalakkan investasi di sektor pertanian.


Selain program magang, Mentan Syahrul juga mendorong Korea Selatan untuk memproses rencana ekspor mangga asal Indonesia ke Korea Selatan. Dia menekankan bahwa buah mangga Indonesia memiliki kualitas yang sangat baik dan dapat bersaing dengan produk buah dari negara lain.


Lewat program magang dari Korea Selatan ini, para petani muda Indonesia dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dalam sektor pertanian, sambil juga berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi kedua negara.


コメント


bottom of page